Cinta Para Nabi

Karena Cintalah Musa mampu membelah lautan merah dengan tongkatnya. Melawan angkara Fir’aun sang raja tiran.Cinta juga telah mampu merubah tongkatnya menjadi sebuah Naga Raksasa. Ia telah mengalahkan semua penghalang Cinta. Cinta telah meneguhkan keimanannya. Cinta telah membentuk keberaniaannya membunuh sang angkara.
Karena Cintalah Ibrahim menemukan hakikat dibalik semua penciptaan. Cintalah yang telah mengubahnya menjadi remaja pemberani dan menghancurkan paganisme. Cintalah yang telah mendidiknya menjadi orang cerdas kemudian meluluh lantakkan kebodohan dinegerinya. Cintalah yang telah mengubahnya menjadi manusia perkasa dan melantangkan kebenaran ditengah kemunafikan. Cintalah yang telah menjadikannya seorang yang ikhlas mempersembahkan segala sesuatu demi Rabbnya. Karena Cinta, Ia menjadi Insan yang diSayangi Sang Pencipta, sehingga membuat para malaikat cemburu padanya.

Karena Cintalah Isa menjadi seorang yang dikagumi. Cintalah yang telah membuatnya menundukkan panasnya bara Api. Cintalah yang telah membuatnya mampu menghadirkan kehidupan. Cintalah yang telah menjadikan hatinya Jernih sejernih embun pagi. Yang menjadikan orang-orang disekitarnya akan merasakan kesejukan bila bersamanya.
Karena Cintalah Muhammad telah mengubah peradaban kerdil yang bebas nilai menjadi peradaban Agung nan mulia. Cintalah yang menjadikannya Cahaya untuk menyinari kegelapan dunia. Cinta telah menjadikannya lebih mencintai penderitaan di Dunia, dari pada hidup bermeawah-mewahan. Cintalah yang menjadikannya manusia yang mulia. Cintalah yang membuat namanya akan selalu dilapazkan sampai hari kiamat. Cintalah yang telah menjadi akhlaknya dirindukan oleh semua Insan di dunia. Cintalah yang telah membuatnya rela mengorbankan yang ia miliki untuk menuju pertemuan dengan Rabbnya. Cintalah yang telah menjadikan dirinya menjadi Kekasih Allah yang paling disayangi.
Kalau Cinta adalah alasan para Nabi dan Rasul menemukan hakikat penciptaannya, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memanfaatkan cinta yang kita miliki di jalan kebenaran. Kalau Cinta telah menjadikan Para Rasul menjadi legenda dunia yang menyejarah sepanjang hayat, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menciptakan sejarah kita sendiri dengan melakukan kerja-kerja besar. Kalau cinta telah menjadikan Para Rasul menjadi manusia yang dicintai oleh Rabbnya, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berusaha mencintai Sang Pencipta Cinta. Kalau Cinta telah menjadikan Para Rasul menjadi manusia paling Mulia, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengejar dan mendapatkan kemuliaan itu.
Cinta adalah alasan para Legendaris melakukan kerja-kerja besar. Karya-karya yang mereka hasilkan merupakan manifestasi dari Cinta yang mereka punya. Begitulah Kalu cinta telah menggenggam diri manusia.

0 komentar: